Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Begini Sistem Berbisnis Ikan Nila


Bisnis yang sekarang menjanjikan itu sekarang salah satunya ikan nila. Tetapi semuanya itu tentu saja harus mengetahui dahulu tata caranya. Anda jangan sampai salah memperlakukan ikan nila tersebut. Banyak orang yang melakukan budidaya dan menjalankan bisnis ikan nila. Mereka berpikir bahwa budidaya ikan nila ini sangat mudah dan tidak rewel. 

Permintaan pasar terhadap ikan nila ini juga sangat tinggi. Tiap tahun itu pasti ada peningkatan. Maka dari itu sudah tidak di ragukan lagi hasil dari bisnis ini. Sekarang itu sudah banyak cafe, restoran, hotel, hingga pedagang kaki lila pun memilih ikan nila untuk di olah. Ikan ini mudah dan cepat dalam pengolahannya. Dagingnya juga enak. Maka dari itu banyak di gunakan di tempat-tempat mewah juga.


Cara Berbisnis dan Budidaya Ikan Nila

Jadi begini sistem dalam berbisnis ikan nila itu mudah saja. Untuk tempatnya pun anda bisa memanfaatkan area belakang rumah anda. Jadi tidak perlu kolam tanah. Anda bisa menggunakan terpal sebagai kolamnya. Jadi jika kolamnya sudah di beton atau di tembok itu tidak masalah sama sekali. Anda bisa menggunakan media terpal sebagai pengganti dari kolam tanah

Persiapan untuk bisa melakukan budidaya ikan nila ini juga terbilang sangat gampang di banding dengan yang lain. Ikan nila ini memiliki ketahanan tubuhnya yang sangat kuat. Maka dari itu dalam kondisi air banyak ataupun sedikit ini sebenarnya bisa saja. Tetapi jika tujuannya untuk di budidaya tentu saja semuanya harus di persiapkan dengan baik agar hasilnya bisa maksimal.

Lokasi Ternak yang Strategis

Jadi begini sistem dalam berbisnis ikan nila untuk pemula. Pertama yang harus di perhatikan itu memang tempatnya. Lokasi yang bisa digunakan untuk budidaya nila itu ada banyak. Jadi seperti akuarium, kolam tanah, tembok, atau yang paling mudah itu terpal. Kolam terpal ini akan memudahkan anda dalam proses panen dan juga merawatnya. Terpal kotor atau rusak itu tinggal ganti atau tambal saja.

Kolam terpal ini tentu saja paling mudah pengaplikasiannya. Tetapi tentu jangan jauh dari tempat anda diam. Sebab kolam ini harus di pantau setiap hari untuk hasil yang maksimal. Hitungan kasar untuk ukuran kolamnya ini bisa di buat sebesar 6 m2 dengan panjang 3 m dan lebar 2m. Kolan terpal dengan ukuran seperti itu mampu menampung 500 ikan nila bibit. Jadi tentu saja tempatnya tidak harus terlalu luas.

Benih Ikan Nila

Ternyata begini sistem dalam berbisnis ikan nila ini. Pada awalnya anda akan menebar benih nila ke kolam yang sudah di sediakan. Ukurannya sangat kecil dan jangan dulu langsung di beri pakan pelet atau makanan besar lainnya. Sebaiknya untuk awalan itu anda bisa memberi makan lumut alami yang terdaat pada terpal. Atau anda juga bisa tebar terlebih dahulu lumutnya sebelum ikannya dimasukan.

Ikan nila ini bisa anda beri makan yang besar seperti pelet dan lainnya itu setelah beberapa hari saja. Dari segi makanan ternyata nila merupakan omnivora. Itu artinya anda bisa memberi makan apapun tergantung kebutuhan. Namun, apapun pakannya itu tetap harus dilakukan penjadwalan ketika memberikan makanannya. Jadi biasanya waktu untuk makannya itu pagi dan sore setiap hari.


Setelah anda lakukan banyak kegiatan demi membesarkan ikan nila ini, maka ketika besarnya sudah mencapai 500 gram itu sudah bisa di panen. Jadi begini sistem dalam berbisnis ikan nila untuk pemula. Bagaimana? Mau langsung membuat kolam?

Posting Komentar untuk "Begini Sistem Berbisnis Ikan Nila"